Proposal
Rencana Bisnis
“Usaha
Pakaian Big Size”
Disusun
oleh
Octaria
Ananda 20190301125
Link
Leuweung sawo Rt/Rw 03/09 Kel.Kotabumi Kec.Purwakarta
Kota
Cilegon, Banten
octariaananda04@gmail.com
Pendahuluan
•
Latar Belakang
Fashion di dunia kini
semakin berkembang, salah satunya ialah Indonesia, Perkembangan fashion
tersebut mengikuti arus modernisasi, hal ini terbukti dengan semakin banyak
desainer serta brand fashion yang bermunculan, sehingga perputaran trend
bertambah cepat. Perkembangan fashion yang cukup pesat membuat para kalangan yang
memiliki jiwa bisnis serta mencintai fashion ingin memajukan industri mode fashion
dengan pembukaan usaha. Namun Industri mode fashion yang berada dipasaran
sekarang ini kebanyakan memproduksi busana siap pakai untuk wanita bertubuh
ideal yang memiliki standar ukuran, S, L, M, dan XL, sedangkan yang menjual
busana siap pakai untuk wanita bertubuh gemuk atau berat badan berlebih masih terbilang
sedikit.
Kebutuhan manusia akan
pakaian terus berjalan seiring waktu. Disamping makanan dan tempat tinggal,
pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Pakaian adalah bahan
tekstil dan serat yang digunakan untuk menutup tubuh. Dari perkembangan fashion
ini menjadikan masyarakat lebih selektif dalam menentukan gaya hidupnya. Gaya
hidup sangat erat hubungannya dengan fashion, karena adanya fashion akan
menunjang penampilan seseorang agar lebih menarik dan menjadi trend center di
masyarakat. pakaian juga dapat menyimbolkan status, jabatan, ataupun kedudukan
seseorang. Produk fashion termasuk produk yang dapat dikonsumsi dalam jangka
panjang karena produk ini digunakan dengan pemakainan normal satu tahun, dan setiap
orang memiliki kebebasan menentukan pakaian mana yang akan digunakan demi
terpenuhinya kebutuhan sehari-hari.
•
Problem (Bisa berdasarkan Survey/Interview/Kuesioner/FGD/Fenomena/Observasi )
Berdasarkan survey dan
observasi yang dilakukan, ditemukan suatu masalah yang berasal dari seseorang
yang memiliki tubuh yang berisi atau memiliki berat badan yang berlebih, dimana
ia sulit menemukan ukuran pakaian yang sesuai, kemudian susah menemukan corak
yang sesuai, dan model yang begitu begitu saja atau tidak memiliki variasi lain
sehingga kurang enak dilihat, akhirnya pakaian tersebut dibeli saja karena
tidak ada pilihan lain, kemudian jangkauan pembelian baju sulit.
•
Solution
Dilihat berdasarkan
permaslahan yang ada, maka dibuatlah bisnis ini, dimana produk yang dijualkan
dapat diakses melalui media sosia, website, ecommerce, serta offline store,
kemudian untuk motif, model, warna dibuat berbagai variasi dan dapat direquest
sesuai permintaan pelanggan.
•
Opportunity
Opportunity atau tujuan dari adanya bisnis ini ialah untuk
mempermudah seseorang yang memiliki tubuh yang berisi atau yang memiliki berat
badan berlebih dalam memilih dan membeli pakaian, dapat terlihat modis, kekinian
dan juga rapih.
Analisis
Internal dan Eksternal
•
VRIO (Valuable, Rare, Inimitable, Organized)
Dalam analisis VRIO,
yang pertama kali dianalisis ialah Valuable,
Pada bisnis pakaian ini, peralatan yang digunakan sudah menggunakan teknologi,
dimana teknologi ini dipergunakan untuk membuat dan mencetak motif, kemudian
alat yang digunakan untuk pemotong kain ialah mesin yang dapat memotong hingga
ratusan helai kain. Dilihat dari valuable tersebut, maka usaha ini sudah
memiliki 1 keunggulan kompetitif. lalu
poin ke 2 ialah Rare atau langka, pada
bisnis ini alat cetak yang dipergunakan dibuat sendiri, sehingga tidak ada
bisnis/usaha lain yang memilikinya. kemudian Ininimitable, pada bisnis ini, mesin cetaknya memiliki detail yang
sangat banyak, dan sulit ditiru. lalu yang terakhir ada Organized to Captured Value, bisnis ini memiliki struktur yang baik
dan rapih, dimana pada bagian struktur organisasi terdiri dari bagian
administrasi, produksi, pengemasan, penjualan, penyimpanan dan juga pemasaran.
•
SWOT
|
Strengths -
Desain baju beragam dan dapat disesuaikan oleh pelanggan (pelanggan bisa
kustom) -
Ukuran baju bisa kustom -
Bahan kain yang bagus |
Weaknesses -
Keuntungan penjualan relative kecil -
Modal yang dikeluarkan untuk pengembangan bisnis lumayan mahal. |
|
Opportunities -
Target pasar luas mulai dari kelas ekonomi kebawah, kelas ekonomi menengah, hingga
kelas ekonomi keatas |
Threats -
Banyaknya pesaing di target pasar yang serupa -
Persaingan harga |
•
Analysis PEST ( Political, Economic, Social, Technological )
|
Political -
Kebijakan pajak tempat usaha, dan
pajak pendapatan -
Peraturan daerah |
Economic Nilai
tukar, suku bunga, pertumbuhan maupun penurunan ekonomi |
|
Social Tingkat
pendidikan masyarakat, tingkat pertumbuhan masyarakat, tingkat pendapatan
masyarakat, dan kondisi lingkungan. |
Technological Penemuan
dan pengembangan teknologi baru, biaya teknologi, dan dampak dari perubahan
teknologi. |
Analisis
Ekonomi
-
STP
Segmentation
Demografis: Perempuan
dengan usia 13 tahun keatas, dan memiliki berat badan berlebih
Geografis: untuk
memastikan jangkauan pelanggan dengan tempat produksi maka jangkauan geografis
berada di Indonesia, Khusus nya pulau jawa.
Psikografis: seseorang
yang memiliki selera untuk terlihat tampil dengan warna yang menarik
Perilaku: Perilaku suka
memakai pakaian yang terlihat rapih, dan kekinian.
Targeting
Target konsumen
penjualan pakaian ini ialah perempuan usia diatas 13 tahun dan memiliki berat
badan berlebih, namun menurut survei yang responsive tidak hanya perempuan usia
diatas 13 tahun dan memiliki berat badan berlebih, tetapi perempuan yang
memiliki tubuh ideal bahkan pria, dikarenakan mereka membeli untuk dipakai atau
untuk dijadikan sebagai hadiah.
Positioning
Berdasarkan hasil riset
yang dilakukan perusahaan, perusahaan mendapatkan informasi bahwa kondisi
market cukup kompetitif. Namun dari banyaknya karakteristik yang kita miliki
pada bagian segmentasi, kita bisa memilih 2 karakteristik yang paling
membedakan antara bisnis pakaian kami dengan kompetitor, dimana berdasarkan
hasil analisis, perusahaan mendapatkan ada dua aspek yang paling membedakan
usaha pakaian kami dengan usaha pakaian lainnya yaitu Penggunaan Teknologi. Hal
ini bisa dilihat, bahwa usaha pakaian kami memiliki aplikasi pemesanan sendiri,
Tidak hanya itu, penjualan produk hampir seluruh ecommerce yang berada di
Indonesia, yaitu shopee, tokopedia, dan lazada hal ini menunjukan bahwa sangat
mendorong masyarakat untuk membeli produk dari kami.
-
Customer Persona
|
Latar belakang -
Perempuan -
Usia 20 tahun -
Mahasiswa |
Lulu Lala kebon jeruk , Jakarta Barat |
Hobi dan minat -
Belanja online -
Aktif di media sosial |
|
Tujuan -
Lulus kuliah secepatnya -
Menggunakan pakaian yang selalu rapih, kekinian saat kuliah dan berpergian |
Masalah -
Memiliki berat badan 90 kilo -
Tidak suka dengan motif pakaian dipasaran yang sesuai dengan ukuran |
- Early Adopter
Seorang wanita yang
memiliki berat badan berlebih saudara, tetangga, dan juga kerabat yang
kesusahan mencari ukuran baju dipasaran, susah mencari motif, dan model baju
sesuai dengan yang diinginkan. Lalu bisa dari influencer, dimana apabila
influencer tersebut merasa puas dan menyebarkan kepada orang lain akan
memberikan keuntungan.
Customer
Value Proposition
Target pemasaran dalam bisnis ini ialah seorang wanita yang
memiliki berat badan berlebih, kemudian memiliki selera fashion yang tidak ada
dipasaran, kemudian ingin mudah ketika melakukan pembeli produk, dan juga mudah
dalam melakukan pembayaran. Maka dilihat dari target tersebut dan
permasalahannya maka tercipta bisnis pakaian ini, dimana bisnis ini dapat
dijangkau melalui media sosial dan ecommerce, produk yang disajikan dapat di
kustom sesuai dengan keinginan pelanggan, kemudian setiap pembelian yang sering
datang diberikan member, dimana member tersebut memberikan keuntungan lain untuk
pelanggan, seperti diskon, dan juga bonus.
Lean
Model Canvas
|
PROBLEM -
wanita memiliki berat badan berlebih susah mencari ukuran baju yang pas -
Sulit menjangkau tempat penjualan baju secara online EXISTING ALTERNATIVES -
Memakai pakaian seadannya atau dengan ukuran yang kecil -
Mencari penjualan baju secara offline, mendatangi beberapa store hingga
menemukan baju yang sesuai. |
SOLUTION Wanita
yang memiliki berat badan berlebih dapat menjangkau store secara online
melalui webstore, ecommerce atau media sosial |
UNIQUE VALUE PROPOSTION Memudahkan
wanita yang memiliki berat badan berlebih ketika mencari pakaian HIGH-LEVEL CONCEPT Cari
pakaian oversize, tinggal sekali klik aja |
UNFAIR ADVANTAGE Memiliki
banyak ukuran dan model dari formal maupun nonformal |
CUSTOMER SEGMENT -
Wanita usia 13 tahun-keatas -
Pria yang memiliki anak/ibu/isri/saudara dengan berat badan berlebih EARLY ADOPTER -
Wanita dengan berat badan berlebih (tetangga, saudara, kerabat, dan
influencer) |
|
KEY MATRIKS -
mengunjungi webstore, ecommerce atau media sosial -
melakukan pemilihan ukuran, model, dan warna pakaian -
melakukan pembayaran dan pemilihan pengiriman |
CHANNELS -
Promosi melalui media sosial - Promosi secara langsung -
pemberian diskon dan bonus |
|||
|
COST STRUCTIURE -
Biaya pengembangan website dan media sosial -
Biaya gaji karyawan -
Biaya bahan dan alat -
Biaya pemasaran |
REVENUE STREAMS Keuntungan
dari setiap adanya penjualan pakaian |
|||
Analisis
Pesaing
- Pesaing langsung :
pebisnis yang menjualkan pakaian wanita dengan ukuran big size, dimana bisnis
ini yang menawarkan produk atau layanan yang identik atau sangat mirip, bahkan
target pembeli nya juga serupa.
- Pesaing tidak
langsung: pebisnis yang berjualan kain untuk bahan baju, kemudian penjahit,
walaupun dilihat dari jenis bisnisnya, produk yang dijualkan tidak serupa
dengan yang kita jualkan, namun memiliki kategori yang sama.
- Pesaing masa depan :
pebisnis yang menjualkan baju dengan ukuran biasa atau standar ukuran badan
seseorang, hal ini bisa dijadikan sebagai pesaing dimasa depan, dimana suatu
saat pebisnis ini bisa jadi memperbarui produknya dengan menambahkan ukuran big
size.


Komentar
Posting Komentar